Ringkasan Materi
Mengubah pecahan ke desimal berarti membagi pembilang (angka atas) dengan penyebut (angka bawah), misalnya dengan pembagian bersusun (porogapit).
Pecahan berpenyebut 3, 6, 7, atau 9 menghasilkan desimal yang panjang atau berulang, sehingga hasilnya perlu dibulatkan.
Langkah membulatkan ke 3 angka di belakang koma:
- Hitung desimalnya sampai 4 angka di belakang koma.
- Lihat angka ke-4. Jika angka ke-4 5 atau lebih, angka ke-3 ditambah 1. Jika angka ke-4 kurang dari 5, angka ke-3 tetap.
- Buang angka ke-4 dan seterusnya.
Pecahan campuran = bilangan bulat + pecahan. Ubah bagian pecahannya ke desimal, lalu tambahkan bilangan bulatnya: 213 = 2 + 0,3333... = 2,3333...
Contoh Pengerjaan
Contoh 1. Bentuk desimal dari 27 (bulatkan ke 3 angka di belakang koma).
- 2 ÷ 7: 20 : 7 = 2 sisa 6; 60 : 7 = 8 sisa 4; 40 : 7 = 5 sisa 5; 50 : 7 = 7 sisa 1. Jadi 2 ÷ 7 = 0,2857...
- Angka ke-4 adalah 7 (5 atau lebih), maka angka ke-3 (5) naik menjadi 6.
- Jawaban: 0,286
Contoh 2. Bentuk desimal dari 47 (bulatkan ke 3 angka di belakang koma).
- 4 ÷ 7: 40 : 7 = 5 sisa 5; 50 : 7 = 7 sisa 1; 10 : 7 = 1 sisa 3; 30 : 7 = 4 sisa 2. Jadi 4 ÷ 7 = 0,5714...
- Angka ke-4 adalah 4 (kurang dari 5), maka angka ke-3 tetap 1.
- Jawaban: 0,571
Contoh 3. Bentuk desimal dari pecahan campuran 316 (bulatkan ke 3 angka di belakang koma).
- Bagian pecahan: 1 ÷ 6 = 0,1666...
- Tambahkan bilangan bulatnya: 3 + 0,1666... = 3,1666...
- Angka ke-4 adalah 6 (5 atau lebih), maka angka ke-3 (6) naik menjadi 7.
- Jawaban: 3,167
Ingat:
- Desimal yang sering muncul: 13 = 0,333...; 16 = 0,1666...; 17 = 0,142857...; 19 = 0,111...
- Bulatkan hanya satu kali di langkah terakhir, dengan melihat angka ke-4 saja.
- Bilangan bulat pada pecahan campuran tidak berubah; ia menjadi angka di depan koma.